Tampilkan postingan dengan label Grafis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Grafis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 April 2011

Cara Mengatur Depan Belakang Objek pada CorelDraw

Fasilitas mengatur depan dan belakang objek adalah fasilitas umum dan standart yang dipakai oleh beberapa software pengaolah citra visual dan office (biasanya pada saat kita memasukkan gambar dan objek/shape). Karena sifatnya yang umum nama fasilitas ini hampir mirip pada setiap software desain grafis, seperti send to back, bring forward, bring to front dan lain sebagainya. Yang pasti fasilitas ini dinamakan ORDER. Untuk mempelajari hal ini ikuti tutorial berikut :



Cara Mengatur Depan Belakang Objek pada CorelDraw


1. Buat dulu objeknya. Objek pertama menggunakan rectangle tool, tekan tombol keyboard CTRL agar berbentuk persegi saat Anda membuatnya. Objek kedua buat lingkaran sempurna dengan ellipse (F7), lakukan kilik drag menggunakan tool tersebut sambil menekan tombol keybord CTRL. Objek ketiga buat persegi panjang menggunakan rectangle tool lagi, tapi kali ini tanpa menekan tombol CTRL saat membuatnya.
Warnai ketiga objek tersebut dengan warna yang berbeda, misalnya merah kuning hijau dan posisikan pada letak yang sama (menumpuk) dengan cara memilih ketiga objek tersebut sambil menekan tombol SHIFT dan klik pada objek-objek tersebut kemudian tekan tombok C (agar objek pada posisi tengah) kemudian tekan tombol E(agar objek pada posisi middle) lihat tutorial berikut untuk pemahaman lebih.


2. Menggunakan pick tool (paling atas) klik sekali pada workspace dimana saja agar objek terseleksi menjadi tidak terpilih. Kemudian klik kanan pada objek lingkaran, pilih Order. Atau pilih objek lingkaran kemudian pilih Menu Arrange > Order.


Penjelasan :

To Front of page : mengatur objek terpilih agar menjadi paling depan dari halaman ( Shortcut keboard CTRL + HOME)
To back of page    : mengatur objek terpilih agar menjadi paling belakang dari halaman
To Front of Layer : mengatur objek terpilih agar menjadi paling depan dari layer
To Back of Layer : mengatur objek terpilih agar menjadi paling belakang dari layer
Forward One         : mengatur objek terpilih agar menjadi kedepan satu langkah dari objek lainnya
Back One              : mengatur objek terpilih agar menjadi kebelakang satu langkah dari objek lainnya
In Front Of          : mengatur objek terpilih agar menjadi didepan satu langkah dari objek terpilih (pilih objek penanda via mouse dengan ikon panah)
Behind                 : mengatur objek terpilih agar menjadi dibelakang satu langkah dari objek terpilih (pilih objek penanda via mouse dengan ikon panah)
 
3. Untuk langkah paling cepat adalah dengan menggunakan Shortcut Keyboard. 


Langsung Praktek ya gan …

Align dan Distribute pada CorelDraw

Align and distribute digunakan ketika kita akan meletakkan beberapa objek yang akan mempengaruhi letak objek lainnya. Rata kanan, rata kiri atau tengah adalah bentuk dari hasil kita mengubah properti align. Terkadang kita menginginkan objek-objek yang dibuat mempunyai jarak yang sama (tanpa memandang bentuk objek), ini bisa kita atasi dengan menggunakan distribute. Fungsi peletakan ini erat kaitannya dengan proporsi, emphasis dan segi estetika pada sebuah karya desain.

Peletakan objek yang bagus, tertata dan mengikuti aturan tertentu akan mudah dipahami dan dimengerti oleh orang yang melihatnya. Objek banyak dan semrawut, tidak tertata dan tidak beraturan akan membingungkan. Oleh karenanya, kita sering mengatur tata letak. Contoh seperti tulisan, kita akan merasa nyaman untuk membaca ketika beraturan style nya. Begitu pula dengan objek, sign, penanda yang dihasilkan oleh seorang desainer grafis. Ingat, desain grafis berupaya untuk berkomunikasi berupa citra gambar. Untuk pengaturan objek pada coreldraw ikuti langka-langkah berikut :

Cara Mengatur Letak Align pada CorelDraw

 

1. Buat Objek minimal 3 ( tiga ) buah, saya akan mencontohkan kotak persegi, lingkaran dan segitiga sama sisi. Untuk lebih mudahnya Anda bisa menggunakan satujenis objek saja, bisa persegi atau lingkaran saja. Warnai objek tersebut dengan cara memilih objek, kemudian klik pada palete warna, warna kalau bisa berbeda agar mudah kita lihat hasilnya. Leakkan tidak beraturan seperti gambar dibawah

mengatur letak objek coreldraw

2. Seleksi objek-objek tersebut memakai Pick Tool sambil menekan tombol keyboard SHIFT, sehingga ketiga objek tersebut dikelilingi oleh kotan hitam tanda terpilih. Seleksi objek terakhir (objek dipilih) digunakan sebagai patokan.
3. Tekan Align And Distribute atau Klik Menu Arrange > Align And Distribute

tutorial dasar coreldraw

Penjelasan

Align : perataan objek
Left : rata kiri
Right : rata kanan
Top : rata atas
Bottom : rata bawah
Center Horizontally : Rata tengah horizontal
Center Vertically : rata tengah vertikal
Untuk modus lain =>
Center to page : untuk mrata tengah objek terhadap halaman ( vertikal dan horiontal)
Center to page Horizontally : untuk merata tengah objek terhadap halaman secara horizontal
Center to page Vertically :u ntuk merata tengah objek terhadap halaman secara vertikal
Via Align adn distribute=>
Align object to: mengaktifkan align terhadap
Active object : objek yang sedang terpilih
Edge of page : sisi halaman
Grid : grid (kotak vertikal horizontal yg tidak terlihat)
Specified Point : letak titik poin yang dengan spesifikasi tertentu

mengatur rata kanan kiri tengah atas coreldraw

Distribute : Pengaturan jarak antar objek
Top : pengaturan jarak berdasarkan sisi atas objek
Center : pengaturan jarak berdasarkan tengah ( atas bawah) objek
Spacing : pengaturan lebar yang sama jarak atas bawah
Bottom :
Left : pengaturan jarak berdasarkan sisi kiri objek
Center : pengaturan jarak berdasarkan sisi tengah (kiri kanan) objek
Spacing : pengaturan lebar yang sama jarak kiri kanan
Right : pengaturan jarak berdasarkan sisi kanan objek
Extend of selection : pengaturan jarak terhadap objek terpilih
Extend of page : pengaturan jarak terhadap halaman

mengatur jarak antar objek coreldraw

Terkadang objek setelah id-distribute menjadi sama jarak atau berbeda jarak satu dengan lainnya. Ini dikarenakan oleh pengaturan jarak berdasarkan sisi, atau letak tertentu. Lihat pada ikon agar Anda memahami lebih dalam.


NOTES :

Jika Anda menginginkan langkah yang cepat dalam mengakses Align gunakan shortcut yang ditandai dengan tanda kurung (). Maksunya ketika Anda sudah menyeleksi atau memilih objek makan tekan tombol keyborad sesuai dengan tanda kurung tersebut. Shortcut akan mempercepat kinerja Anda dalam membuat karya desain. Contoh align Top maka tekan tombol keyboard T

Berbagai Image dari Satu Foto

Apakah Anda menyadari bahwa foto dengan ukuran dan space yang besar tersembunyi image-image detail pada setiap bagiannya – seperti kerah baju, saku, kalung, kancing baju? Jadi ambilah keuntungan dari hal tersebut – potong ( crop ) sebuah foto dan gunakanlah dalam beberapa bagian kecil. Kabar gembiranya ketika kita menggunakan cara ini adalah bebrapa image hasil potongan tersebut akan secara langsung mempunyai kesatuan warna dan tekstur, mepermudah kita untuk mengolahnya dalam satu karya desain dengan letak terpisah.

Story Board

Kunci dalam menggunakan teknik ini adalah pilih bagian paling menarik atau bagus. Bagian menariknya adalah mengambil gambar dari konteks memberikan mereka arti baru. Isolasi bagian yang berbeda, bayangkan apa saja sekarang yang mungkin dapat disampaikan pada setiap bagiannya.

mendapatkan banyak image dari satu foto 1 
Pertama kali kita melihat foto ini adalah berskenario pegunungan. Kita melihatnya secara keseluruhan. Kurang lebih, kita tidak melihatnya secara mendetail. Tetapi dengan mengisolasinya dalam beberapa bagian, kita melihat bahwa setiap bagiannya dapat menerangkan cerita yang mempunyai kontribusi intrik dan ketertarikan tersendiri.

mendapatkan banyak image dari satu foto 2 
Karena image ini menampilkan danau, hutan dan gunung dapat menyatukan dua image lainnya. Terkesan damai, luas, sunyi dan damai.

mendapatkan banyak image dari satu foto 3 
Tidak signifikan ingin menunjukkan hutan atau salju menyebabkan dua arah yang mempunyai satu skenario . Menimbulkan kesan petualangan, nuansa baru, udara dingin, dan penuh tantangan

mendapatkan banyak image dari satu foto 4 
Selalu mnyenangkan bila udara cerah yang ada dipegunungan. Gunung menyimbolkan tinggi, birunya langit dan awan mengesankan cerah.

Skala

Penonton secara umum merasa bahwa image yang berukuran besar adalah sebagai hal atau bagian yang penting. Dengan menampilkan image kecil dengan ukuran besar dan sebaliknya, kita dapat merubah empasis dan mengarahkannya kebagian lainnya.

mendapatkan banyak image dari satu foto 5 
Danau dan pohon mewakili dari image aslinya. Bagian ini hanya sebagian kecilnya saja, merubah pandangan dari objek yang menarik menjadi inti Story Board yang sudah kita rancang sebelumnya.

Beragam hasil bisa Anda ciptakan menggunakan metode desain ini. Anda bisa menghasilkan karya desain dan layout sesuai dengan petunjuk image di atas atau membuatnya sendiri sesuai dengan kesukaan Anda. Saya medapatkan layout dengan hasil berikut.

mendapatkan banyak image dari satu foto 6 
Image dengan ukuran besar, medium dan kecil : catat bahwa ukuran image sungguh berbeda diantara tiga image tersebut. Perbedaan berperan untuk membuat hirarki visual; mata para membaca bergerak dari image paling besar menuju image yang semakin kecil ( kiri ).

Membuat Warna Gradasi Pada CorelDraw

Cara Membuat Gradasi Pada CorelDraw


Langkah 1.

Buat objek shape terserah, saya akan mencontohkan lingkaran. Klik Ellipse Tool (F7) untuk membuat lingkaran, cara membuat objek shape lingkaran adalah dengan klik dan drag.

Langkah 2
 
Jika sudah ada objek lingkaran, sekarang kita akan membuat gradasi. Klik Interactive Fill (G), kemudian klik dan drag pada objek shape lingkaran, sehingga lingkaran berwarna secara default adalah hitam ke putih.

pewarnaan pada CorelDraw

Pada tahap ini ada beberapa hal yang perlu diketahui diataranya adalah property bar saat interractive tool sedang aktif dan objek bergradasi terpilih.

gradient gradasi pada coreldraw

1.Uniform fill adalah warna keseluruhan
2. Radial berarti gradasi berupa lingkaran
3. Conical berarti gradasi berupa konis / mengkerucut
4. Square berarti gradasi berbentuk segi empat
5. Two color pattern berarti warna akan diganti dengan pattern dua warna, warna bisa diubah
6. Full color pattern berarti warna akan diganti dengan pattern, jenis pattern bisa diubah
7. Bitmap pattern berarti warna akan diganti dengan pattern bitmap (seperti cara powerclip)
8. Texture Fill berarti warna akan diganti dengan tekstur bawaan dari coreldraw
9 .Postcript Fill berarti warna akan diganti dengan warna postcript

Mengubah Gradasi Pada CorelDraw



Untuk mengubah gradasi yang sudah dibuat ada beberapa cara , yaitu :

Cara 1

Double klik pada pada garis diantara warna gradasi pertama dan kedua. Dengan cara ini kita akan menambah warna intermediat gradasi. Artinya warna gradasi lebih dari dua. Untuk menganti warna gradasi pilih kotak warna gradasi dan klik warna yang Anda inginkan pada palet warna atau warna pada property bar (berada diatas, dibawah menu bar). Jika Anda mendouble klik pada kotak warna maka berarti Anda akan mendelete / menghapus titik warna gradasi intermediate.

pewarnaan gradasi pada coreldraw

Cara 2

Pastikan Anda telah memilih lingkaran yang bergradasi, jika tidak maka akan muncul pertanyaan pengubahan properti default. Double klik pada status bar fountain fill Anda akan diarahkan pada fountain fill. Atau klik dropdown menu color pada toolbox > pilih Fountain fill (F11).

advance coloring coreldraw
coreldraw tutorial

Jika Anda memilih other untuk mencari warna yang lebih cocok untuk gradasi Anda maka akan tampil menu select color berupa color picker.

tutorial basic dasar coreldraw

Gambar di atas merupakan gradasi intermediate yang ada pada cara 1. Pada opsi fountain fill ada beberapa hal yang bisa dilakukan disini
  1. Menambah node / kotak warna : doble klik pada garis diatas warna gradasi ditandai dengan ikon segitiga terbalik
  2. Mengganti warna node : pilih node (segitiga terbalik / kotak pada ujung gradasi), lalu klik kotak-kotak warna. Bila Anda merasa kurang cocok dengan warna tersebut Anda bisa klik pada tombol other, sehingga memunculkan opsi color picker
Jika Anda sudah menguasai atau memahami apa yang disampaikan diatas, Anda akan sangat mudah untuk membuat objek-objek gradasi seperti pada gambar dibawah.

hasil gradasi

Moving, Scaling dan Rotating pada CorelDraw

Moving . Memindahkan Objek pada CorelDraw

1. Sebelum kita memindah objek (bisa berupa bentuk shape, line garis, image hasil import dan lain sebagainya) secara rasional harus ada objek yang dipindah. Kita akan buat objeknya dulu, saya akan menggunakan Rectangle dan Ellipse Tool. Untuk menggunakannya Anda bisa memilih tool dan klik drag ( agar simetris Anda bisa gunakan tombol CTRL dan Klik +Drag )

moving memindah objek pada coreldraw

2. Pilih tool Pick Tool yang berada pada urutan teratas toolbox, pindahkan persegi dan lingkarannya dengan cara klik dan drag pada salah satu objek. Atau memilih dengan menyinari keduanya atau SHIFT + KLIK pada objek.
memindah objek pada coreldraw

Scaling. Memperbesar atau memperkecil ukuran pada CorelDraw

1. Objek bisa diperbesar atau diperkecil jika objek tersebut sudah diseleksi / dipilih, ditandai dengan adanya persegi berwarna hitam disekeliling objek terpilih. Jika objek sudah dipilih menggunakan pick tool maka selanjutnya arahkan pointer mouse Anda di atasnya sehingga Pointer mouse Anda berubah menjadi panah. Jika Anda menginginkan objek membesar dan mengecil sesuai porosnya Anda bisa menggunakan tombol keyboard SHIFT + KLIK + DRAG/geser. Scaling juga bisa dilakukan dengan cara mengubar properti objek pada properti bar, sehingga ukuran benar2 sesuai dengan yang Anda inginkan.

scaling membesar dan mengecilkan objek pada coreldraw

Rotating. Memutar objek pada CorelDraw

1. Objek bisa diputar jika objek tersebut sudah diseleksi / dipilih, ditandai dengan adanya persegi berwarna hitam disekeliling objek terpilih. Jika objek sudah dipilih menggunakan pick tool maka selanjutnya klik sekali lagi pada obje k tersebut sehingga ada indikasi rotate (persegi berwarna hitam berubah menjadi panah melingkar). Selanjutnya Anda bisa memutarnya. Jika Anda menginginkan objek berputar sesuai porosnya yang baru, Anda harus memindah poros-nya dengan cara klik dan geser pada ikon poros. Anda juga bisa memutar objek dengan sudut pasti melalui properti bar Angle of Rotation. Atau sambil memutar Anda bisa kombinasi dengan menekan tombol CTRL agar putaran bersudut 15 – 15 ( sesuai sudut putaran secara default)

rotate memutar objek pada coreldraw
keunggulan kelebihan coreldraw



SELAMAT MENCOBA ..........

Cara Mewarnai Objek dan Garis pada CorelDraw

Cara Mewarnai Objek dan Garis pada CorelDraw



Mewarnai Uniform Fill

Uniform fill adalah warna blok, artinya objek atau garis hanya mempunyai satu warna saja. Mewarnai blok pada objek dapat dilakukan dengan cara memilih objek via Pick Tool kemudian klik kiri pada palete warna pada sebelah kanan workspace. Mewarnai blok pada garis dapat dilakukan dengan cara memilih objek via Pick Tool kemudian klik kanan pada palete warna. Untuk melihat warna tersembunyi Anda bisa klik pada palete warna dan tahan aga lama maka akan muncul warna-warna harmoni / senada dengan warna yang Anda pilih, bisa dilakukan untuk warna objek dan garis.

Oh iya, ketika kita mengubah warna, mengubah property objek atau garis wajib terpilih (perlu saya tulis dua kali, karena seringkali siswa saya salah dalam hal ini).

Mewarna blok pada objek Uniform Fill dapat dilakukan dengan berbagai cara selain cara diatas. Kita bisa menggunakan Tool Box Uniform Fill, Double Klik pada Status bar, Mengubahnya pada property bar saat Interactive Tool sedang Aktif ( baca: dipakai, yang ditandai dg ikon kaleng tumpah).
Mewarna Objek Via Uniform Fill pada ToolBox

mewarnai pada coreldraw

Mewarna Objek Via Double Klik pada Status bar

tutorial mewarnai pada coreldraw

Mewarna Objek Terlihat disini Uniform Fil terdapat beberapa hal yang akan dijelaskan sebagai berikut
Tab Models : untuk mengakses warna melalui color picker (pemilih warna)
Tab Mixer : digunakan untuk mencari warna melalui pencampuran warna
Tab Palete : digunakan untuk mengakses warna pantone (telah disediakan warna dari coreldraw)
Model : digunakan untuk mengakses jenis model pewarnaan ( Rgb, CMYk dll)
Refference : Digunakan untuk melihat perbedaan sebelm dan sesudah objek diwarnai
Conmponents : Digunakan untuk mengganti / melihat pembentuk warna melalui angka
Name : Digunakan untuk mengganti warna sesuai palete warna
Add to palete : Digunakan untuk memasukkan warna ke dalam palete
Options : Digunakan untuk mengakses opsi pewarnaan dengan level lebih
Pointer / color picker ( ikon persegi pada warna lebar): untuk memilih warna
Slider (persegi panjang pada warna vertikal) : untuk memilih warna dari pencampuran warna

Mewarna Objek Via Properties

Mengganti warna uniform via properties saat interactive tool adalah salah satu kelebihan dari tool tersebut. Pada dasarnya interactive tool digunakan untuk mengubah pewarnaan dengan keseluruhan warna yang bisa dilakukan oleh CorelDraw.

mewarna objek binatang coreldraw

Mewarna Garis Via Outline Pen

advance coloring pada coreldraw

Mewarna garis juga bisa dilakukan dengan cara menekan double klik pada status bar yaitu pada Outline Color dan pada ToolBox Outline Pen (F12) pada opsi color.

Blending Color / Mencampur Warna

Mencampur warna ini adalah langkah paling cepat dalam mencari warna yang diinginkan (terutama bagi yang suka trial error). Jarang sekali tutorial yang membahas cara ini karena cara ini sedikit tersembunyi dan jarang orang mengetahui. Caranya pilih objek yang akan diwarnai kemudian klik pada palete warna , contoh merah lalu tekan tombol CTRL pada keyboard sambil menekan warna pada palete warna , contoh kuning. Maka warna pada objek akan ditambah sekian persen warna kuning.
Cara mencampur warna ini cukup mudah dilakukan dans angat berguna jika kita membuat warna senada yang tidak ada pada palete warna.

Menambah Palete Warna

Secara default palete warna yang ditampilkan dalam coreldraw adalah CMYK, jika kita menginginkan untuk menambah atau menghilangkan palete kita bisa mengakses Menu Windows > Color Palletes. Kemudian pilih palete yang Anda inginkan untuk ditampilkan dalam lembar kerja.


Selamat Mencoba

Memotong, Menggabung dan Operasi Objek pada CorelDraw

Pada saat objek menumpuk kita bisa mengoperasikan beberapa trik agar objek satu sama lainnya tidak saling mempengaruhi. Atau terkadang kita berniat untuk menghilangkan objek yang berada di atas objek lainnya atau juga kita berniat mengambil sisa perpaduan antar objek dan lain sebagainya.
Ke semua operasi tersebut sering kita lihat pada operasi matematika berupa himpunan dan semesta. Konsep kerjanya sama. Fasilitas ini dalam CorelDraw dibagi menurut hasil objek yang diciptakan. Untuk lebih mengenal operasi ini silakan lihat tutorial berikut :

Cara Memotong, Menggabung, dan Operasi Objek pada CorelDraw

 

1. Kita buat dulu objeknya. Objek pertama adalah persegi dan objek kedua adalah lingkaran sempurna. Gunakan tool Rectangle dan Ellipse tool untuk membuat kedua ojek tersebut, sambil menekan tombol keyboard CTRL + klik dan drag via tool tersebut agar objek menjadi benar-benar persegi dan lingkaran.
2. Warnai objek tersebut dengan warna merah untuk lingkaran dan kuning untuk persegi. Aktifkan snap to objek dan pindah posisi tengah lingkaran di unjung pojok bawah kanan persegi.
memotong dan menggabung objek coreldraw

3. Pilih objek lingkaran menggunakan pick tool kemudian sambil menekan tombol SHIFT klik objek persegi, sehingga keduanya terseleksi.
4. Property bar berubah dan siap kita lakukan operasi objek.

tutorial efek keren coreldraw

Penjelasan
  • Weld : Digunakan untuk menggabungkan objek, warna akan berubah sesuai dengan objek terakhir terpilih.
  • Trim : Digunakan untuk memotong objek yang menumpuk (pemotong adalah objek pertama/awal yang dipilih)
  • Simplify : Digunakan untuk menyederhanakan objek menumpuk (hasil mirip trim), dengan simplify objek terseleksi lebih dari dua tidak menjadi masalah dengan hasil mirip trim. Sedangkan trim tidak bisa digunakan untuk opsi ini.
  • Front Minus Back : Digunakan untuk memotong objek, objek pertama dipilih adalah bagian yang akan tetap ada, objek terpilih ke-dua akan dihilangkan.
  • Back Minus Front : Digunakan untuk memotong objek, objek pertama dipilih adalah bagian yang akan dihilangkan, objek terpilih ke-dua akan tetap ada.
  • Create new objek… : Digunakan untuk membuat objek dari keseluruhan tepi objek terpilih.

Tambahan

Combine : Digunakan untuk menggabung objek terpilih (menumpuk), hasil tumpukan akan secara otomatis dihilangkan (berlubang). Warna akan berubah sesuai dengan objek terakhir terpilih.


Memulai CorelDraw

Sebelum kita memulain CorelDraw akan lebih baik jika kita mengetahui apa saja yang terkandung didalamnya. Coreldraw adalah pengolah Vektor berupa garis dan bidang yang diolah berdasarkan pengaturan-pengaturan angka-angka vektor.

Pada pengenalan ini kita akan mempelajari lebar kerja atau tampilan CorelDraw. Disini saya menggunakan CorelDraw Graphic Suite X4 yang pada dasarnya hampir sama dengan coreldraw pendahulunya yaitu X3, CorelDraw 10, 11, dan 12. Kemiripan ini dikarenakan agar parapengguna CorelDraw tidak cenggung untuk menghadapi perubahan pada setiap versi. Untuk langkah cepat kita akan memulai dari awal apa saja yang ada di dalam Coreldraw.

Memulai Coreldraw

1. Klik tombol Start > Program > Corel Graphic Suite X4 > Corel Draw

tutorial memulai coreldraw
Interface / Tampilan Coreldraw

lembar kerja coreldraw

Peralatan untuk mendesain di CorelDraw semua terdapat pada tool box (lihat interface pada point 6). Ada beberapa tool yang mempunyai tombol flyout (panah kanan bawah) yang berisi beberapa tool lainnya. Flyout selengkapnya ada pada gambar berikut:

tutorial ilmu grafis coreldraw
tutorial toolbox coreldraw

Penjelasan
  1. Pick tool : Mengaktifkan obyek dan untuk melakukan editing dasar dari obyek. Misalnya scaling, rotating, skewing, resizing
Shape Tools
  1. Shape Tool : Melakukan proses editing node pada shape( komponen garis dari obyek).
  2. Smudge Tool : Menggosok obyek sehingga merubah bentuk obyek yang digosok tersebut.
  3. Roughen Tool : Memberikan efek distorsi pada obyek.
  4. Transform Tool : Merotasi, membesarkan, mengecilkan, skewing image secara bebas.
Crop Tools
  1. Crop Tool : Digunakan untuk menghapus objek diluar seleksi.
  2. Knife Tool : Pisau yang berfungsi untuk memotong obyek. Cara kerjanya persis seperti menggunakan pisau biasa.
  3. Eraser Tool : Menghapus bagian tertentu dari obyek.
  4. Virtual Segment delete tool : Menghapus segmen secara virtual
Zoom Tools
  1. Zoom Tool : Membesarkan atau mengecilkan tampilan area kerja di monitor.
  2. Hand Tool : Menggeser area kerja ke posisi tertentu.
Curve Tools
  1. Freehand Tool : Membuat obyek berupa garis bebas.
  2. Bezier Tool : Membuat obyek garis dengan menentukan banyaknya node.
  3. Artistic Media Tool : Membuat obyek garis dengan berbagai bentuk yang artistik.
  4. Pen Tool : Membuat obyek kombinasi antara garis lurus dan garis lengkung secara langsung.
  5. Polyline Tool : Membuat obyek kombinasi garis lurus dan freehand secara langsung.
  6. 3-Point Tool : Membuat obyek garis dengan kurva 3 point.
  7. Connector Tool : Membuat obyek garis konektor secara interaktif
  8. Dimension Tool : Membuat obyek garis ukuran pada suatu obyek yang kita buat.
Smart Tools
  1. Smart Fill : Untuk mewarna objek dan garis secara bersamaan sesuai dengan pengaturan.
  2. Smart Drawing : Membuat obyek garis secara bebas seperti freehand tool, namun dengan hasil yang lebih bagus.
Rectangle Tools
  1. Rectangle Tool : Membuat obyek persegi panjang atau bujur sangkar.
  2. 3-Point Rectangle Tool : Membuat obyek persegi panjang atau bujur sangkar dengan kemiringan tertentu.
Ellipse Tools
  1. Ellipse Tool : Membuat obyek lingkaran atau elips.
  2. 3-Point Ellipse Tool : Membuat obyek lingkaran atau elips dengan kemiringan tertentu.

coreldraw tutorialscoreldraw tutorials

Kamis, 07 April 2011

Membuat Efek Bercak Tinta Darah

Membuat Efek Bercak Tinta Darah dengan Corel 
Bercak darah atau tinta sering kali dijadikan pemanis tampilan sebuah karya desain. Cara pembuatannya sederhana cukup dengan ketelatenan dan tool corel.
Walaupun sebetulnya internet menyediakan secara gratis font symbol atau font bercak-bercak tersebut, seperti WC Rhesus, Wetpaint, Split Splat Sponge dan sebagainya. Namun kualitas (pixel kotak, tidak halus kadang blur) dan bentuk bercak tersebut kurang bagus. Dan juga kita menginginkan sesuatu yang beda, unik tidak ada yang menyamai sekaligus berformat vektor.

Cara Membuat Efek Bercak Tinta Darah dengan Corel

Langkah 1

Silahkan anda mengawalinya dengan membuat lembar kerja baru, kemudian buatlah sebuah lingkaran dengan Ellipse Tool ( F7 ), untuk membuat suatu lingkaran anda cukup me-klik ctrl kemudian drag. Untuk contoh, disini saya memakai diameter 10cm. Dibuat sedemikian lebar agar proses pengeditan lebih mudah.

Membuat Efek Bercak Tinta Darah dengan Corel 

Langkah 2

Klik kanan pada lingkaran tersebut > pilih Convert to Curve ( CTRL+Q ), hal ini perlu dilakukan untuk megaktifkan pengolahan objek dengan Smudge Brush.

Langkah 3

Atur object lingkaran tersebut sedemikian rupa dengan Shape Tool ( F10 ), sehingga terlihat seperti sebuah bercak yang jatuh. Lihat contoh berikut :

Membuat Efek Bercak Tinta Darah dengan Corel 

Langkah 4

Pilih Smudge Brush dan isi enter a fixed value for tilt setting dengan nilai 90. Smudge brush ada pada toolbox satu bagian dengan shape tool (gambar langkah 3).

Sekilas penggunaan Smudge Brush

Nib Size : digunakan untuk mengatur besar kecilnya brush
Add to Dryout to the effect : digunakan untuk meruncingkan hasil brush pada akhir proses, isi -10 sampai 10.
Enter a fixed value for tilt setting : digunakan untuk mengubah bentuk brush menjadi lingkaran dan ellips, isi 15 sampai 90 derajat. 
Cara menggunakan brush : anda wajib mengubah shape menjadi curve, pilih objek kurva dan klik drag ke dalam (dari luar objek ke objek) atau keluar objek (dari dalam objek keluar objek) tersebut.
Kembali ke tutorial, pertama gunakan nib size 1.4cm sampai tercipta bentuk seperti gambar dibawah pada point satu, selanjutnya lihat pada gambar sebagai panduan.

Membuat Efek Bercak Tinta Darah dengan Corel

Langkah 5

Edit hasil objek tersebut dengan shape tool. Pada proses pengeditan, upayakan untuk membentuk ujung menjadi lebar agak melingkar dan pada tengah tetesan menjadi lebih ramping. Hal inilah yang menjadikan kunci pembuatan efek bercak tinta atau darah menjadi kelihatan nyata.
Kunci keberhasilan yang kedua adalah tidak ada garis melingkar yang membentuk objek tinta / tidak kelihatan melingkar seperti pada langkah tiga. Dan kunci keberhasilan ketiga atau terakhir adalah keragaman bentuk, semakin bermacam-macam dan unik maka semakin bagus.

Membuat Efek Bercak Tinta Darah dengan Corel 

Langkah 6

Objek brush utama telah jadi, selanjutnya dengan cara yang sama buat titik dan garis yang memperkuat image bahwa objek tersebut adalah bercak tinta atau darah.

Membuat Efek Bercak Tinta Darah dengan Corel 

Langkah 7

Letakkan objek-objek penguat image pada langkah 6 ke seluruh bagian objek utama secara acak. Untuk mode duplikat secara cepat gunakan Pick tool dan klik dan drag sambil mengakhiri letak akhir objek dengan klik kanan. Lihat hasilnya pada gambar di bawah.

Membuat Efek Bercak Tinta Darah dengan Corel

Hasil Akhir

Hasil akhir ini adalah penerapan penggunaan efek bercak tinta dengan memasukkan warna dan background.

Membuat Efek Bercak Tinta Darah dengan Corel
silahkan share pengalaman anda...

Peralatan Desain Grafis Dalam Komunikasi Visual

Teori Ilmu Grafis Desain Diskomvis Peralatan Desain Grafis dalam Desain Komunikasi Visual ditulis sebagai pengingat bahwa olah rasa estetika diawali dari otak. Semua alat didunia takkan sempurna jika tiada akal pikiran. Penunjang dalam berkomunikasi visual adalah pena, digital media, dan sarana prasarana lainnya. Keberadaan desain komunikasi visual sangat lekat dengan hidup dan kehidupan kita sehari-hari. Bagaimana komunikasi ini dihasilkan?


Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah akal, mata, tangan, alat-alat tradisional (seperti pensil atau tinta), dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual. Bagaimanapun, alat yang paling penting dan paling diperlukan dalam desain adalah akal (imajiner). Pikiran yang kritis, observasional, kuantitif, dan analitik juga dibutuhkan untuk merancang dan merealisasikan ide tersebut. Pikiran yang kritis, observasional, kuantitatif dan analitik juga diperlukan untuk mengkomposisi sebuah desain.Apabila sang pendesain hanya mengikuti sketsa, naskah atau instruksi (yang mungkin disediakan oleh sutradara kreatif) maka tidak bisa disebut sebagai desainer.

Mata dan tangan sering dibantu dengan penggunaan alat tradisional atau fitur edit gambar digital. Pemilihan cara mengungkapkan ide yang tepat juga merupakan ketrampilan kunci dalam karya desain grafis, dan merupakan faktor penentu dalam perwujudan visualnya.Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah.

Peralatan Desain Grafis dalam Komunikasi Visual

Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang (desainer) untuk melihat efek dari layout atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang. Pada umumnya komputer dianggap sebagai alat yang sangat diperlukan dalam industri desain grafis. Komputer dan aplikasi perangkat lunak umumnya dipandang, oleh para profesional kreatif, sebagai alat produksi yang lebih efektif dibandingkan dengan penggunaan metode tradisional. Akan tetapi, beberapa perancang grafis melanjutkan penggunaan alat manual dan tradisional dalam berkarya, seperti misalnya Milton Glaser Ada perdebatan mengenai apakah komputer meningkatkan proses kreatif dalam desain grafis.

Produksi yang cepat dari komputer memungkinkan para perancang grafis untuk mengeksplorasi banyak ide secara cepat dan lebih detail dari yang bisa dicapai dengan kerja goresan tangan atau potong-tempel pada kertas. Akan tetapi, dihadapkan pada pilihan yang tak terbatas semacam ini kadangkala tidak menghasilkan solusi desain yang terbaik dan kadang hanya membuat berputar-putar tanpa hasil yang jelasIde-ide baru seringkali datang dengan uji coba pada alat dan metode, baik itu media tradisional maupun digital.

Beberapa perancang grafis professional mengeksplorasi ide menggunakan pensil di atas kertas untuk menghindari keterbatasan komputer, memungkinkan mereka berpikir di luar kotak. Beberapa ide kreatif dari desain grafis diawali serta dikembangkan bahkan sampai mendekati hasil akhir dalam pikiran, sebelum diterapkan baik dengan metode tradisional maupun komputer.

Peralatan Desain Grafis dalam Komunikasi Visual

Ada juga yang pembentukan visualisasi terbantu dengan penggunaan komputer dengan kemampuan pembuatan gambar yang kompleks dan cepat. Seorang perancang grafis bisa juga menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat tanpa pecah konsentrasi karena masalah teknis dari perangkat lunak komputer. “Comp” ( istilah dalam desain grafis yang merujuk pada rancangan awal untuk diajukan pada klien, kependekan dari comprehensive layout), buatan tangan seringkali dipakai untuk mendapatkan persetujuan dari sebuah ide desain grafis.

Sketsa yang berupa thumbnail atau coretan-coretan rancangan kasar pada kertas bisa juga digunakan untuk menghasilkan ide dalam sebuah proses hybrida (gabungan antara penggunaan komputer dan goresan tangan). Proses hybrida semacam ini khususnya berguna pada pembuatan desain logo di mana masalah teknis dari perangkat lunak seringkali memecahkan konsentrasi. Proses hybrida juga dipakai untuk membebaskan kreativitas seseorang dalam pembuatan layout halaman atau pengembangan image. Seorang perancang grafis tradisional bisa juga mempekerjakan seniman produksi (production artist) yang mahir menggunakan komputer untuk mewujudkan ide dari sketsa yang dibuatnya.

Catatan:
Banyak orang mengira Desainer adalah orang yang bisa photoshop, corel, illustrator, flash dan software desain lainnya. Namun mereka lupa bahwa software hanyalah alat kedua bahkan kesekian. Yang terpenting adalah kemampuan berkomunikasi dalam kreasi visual yang dihasilkan dari olah imajinasi. Konsep desain yang tertuang dalam goresan pena terasa hampa jika tanpa makna dan fungsi. Illustrasi terasa hambar tanpa adanya estetika. Dengan alat yang namanya akal pikiran inila kita bisa mengolah karya visual yang bermanfaat, punya fungsi dan punya nilai estetis.

Trik Memilih Warna Untuk Desain grafis

Warna adalah elemen penting dalam grafis desain atau desain grafis. Dalam ilmu seni rupa, warna bisa mewakili emosi dari karya grafis desain atau desain grafis tersebut sehingga pesan dari karya tersebut bisa lebih mudah diterima oleh audience.
Warna berpengaruh pada rasa dan estetika hingga merayap kedalam ungkapan perasaan mendalam hingga hampir semua ilmu yang dipelajari oleh manusia mengandung warna. Elemen warna dalam desain grafis mempunyai maknanya sendiri namun juga dipengaruhi oleh bidang keilmuan lainya dalam hal warna seperti bidang psikologi dan fengsui.

Sebagai bagian dari elemen tata rupa desain grafis, warna sangatlah penting memegang peranannya sebagai sarana untuk lebih mempertegas, memperkuat kesan/tujuan dari sebuah karya desain grafis. Disini saya akan memaparkan cara tercepat dalam memperoleh warna senada, harmoni dan tentunya meiliki estetika desain grafis yang sudah masuk dalam nirmana.
  1. Seperti biasanya, jika Anda telah menyiapkan tema design, kesan yang diinginkan dari analisa SWOT, AIDA, dan analisa lainnya seperti berkesan panas, dingin, klasik, modern, natural, warna-warni, childish atau yang lain tergantung kebutuhan.
  2. Cari ilustrasi atau foto desain yang sesuai dengan tema anda. Bisa hasil jepretan design foto atau foto design anda sendiri, atau free image disini.
    trik memilih warna untuk karya desain grafis menggunakan gambar panduan
  3. Ambil beberapa sample warna dari design foto atau foto design/ilustrasi yang anda pilih tadi.
    trik memilih warna untuk karya desain grafis menggunakan pantone image
  4. Susun desain foto dan foto desain anda menggunakan software desain yang anda miliki. Gimp, photoshop, atau software sejenis desain foto dan foto desain.
    trik memilih warna untuk karya desain grafis menggunakan pantone template
  5. Gunakan warna-warna tersebut untuk desain anda.
  6. Cari alternatif untuk komposisi warna dengan sample, atau bisa menggunakan color scheme.
    trik memilih warna untuk karya desain grafis pantone template
  7. Selamat mencoba.
Ketika anda merencanakan membuat brosur, corporate identity/identitas perusahaan, cd interaktif,company profile, poster, shooping bag, kartu ucapan, banner, kartu undangan, anda akan dihadapkan untuk memilih warna. Anda merancang sebuah brosur bertema laut/bahari tentu akan memilih warna yang sesuai dengan tema tersebut yaitu warna biru dan “turunannya/senada”. Seringkali dalam sebuah desain produk untuk perusahaan kita harus memasukkan warna identitas dari perusahaan atu produk tersebut. Cara ini dilakukan agar ada kesamaan pandangan dan kepahaman konsumennya.

Menggunakan warna dasar terlalu banyak akan membuat harmoni tidak tercapai, maksimal adalah lima warna untuk medium dan 3 untuk simple. 

Nirmana Dalam Desain Grafis

nirmana 

Meski nirmana dipahami sebagai sebuah bentuk yang tidak berbentuk. Dalam konteks desain komunikasi visual, nirmana memegang peranan penting perihal bagaimana menata dan menyusun elemen dasar desain komunikasi visual . Peranan penting lainnya, di dalam nirmana mensyaratkan tatasusun dan tatakelola unsur desain komunikasi visual dalam sebuah perencanaan komposisi yang serasi dan seimbang di dalam setiap bagiannya.

Definisi nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. nirmana dapat diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra, trimatra yang  mempunyai nilai keindahan. nirmana disebut juga ilmu tatarupa.
Arti nirmana :
Dibentuk dari dua kata yaitu nir berarti tidak, mana berarti makna, jika digabungkan berarti tidak bermakna atau tidak mempunyai makna. Jika di artikan lebih dalam nirmana berarti lambang-lambang bentuk tidak bermakna, dilihat sebagai kesatuan pola, warna, komposisi, irama, nada dalam desain. Bentuk yang dipelajari biasanya diawali dari bentuk dasar seperti kotak, segitiga, bulat yang sebelumnya tidak bermakna diracik sedemikian rupa menjadi mempunyai makna tertentu.
Jika kita telaah lebih jauh, nirmana mirip dengan Tipografi (ilmu huruf) yaitu tentang mengorganisasikan sesuatu untuk mencapai kualitas artistik pada sebuah karya seni atau desain. nirmana berbicara tentang harmoni, keselarasan soal rasa, dan impresi pada sebuah bentuk. nirmana tidak hanya mencakup 2 dan 3 dimensi saja melainkan menjelajah sebuah ruang yang disebut dengan ruang maya.
Ruang maya adalah ruang semu dimana kita bisa berhayal tentang sesuatu yang mebingungkan kita sendiri, dalam artian hayalan tentang sebuah kegilaan bentuk yang sulit kita torehkan dalam media 2 dimensi ( sering disebut dengan nirmana ruang datar / Nirmana Dwimatra) atau 3 dimensi (sering disebut dengan nirmana ruang / Nirmana Trimatra).
Pengaplikasian nirmana mutlak dilakukan dalam semua bidang seni rupa dan desain. Contohnya adalah fotografi, bidang seni ini mempunyai kemampuan melakukan eksekusi ini dengan sangat baik. Kapabilitas fotografi yang merekam obyek setepat-tepatnya dapat kita kacaukan dengan nirmana. Tentu kita sudah biasa jika melihat langit yang jauh yang berwarna biru dan pepohonan yang dekat dengan warna hijau. Namun dengan nirmana, langit dapat kita beri warna panas (orange/ kuning) untuk menciptakan kesan objek tersebut dekat dengan kita. Dan pohon dengan warna dingin (misal biru) untuk memberi kesan objek tersebut jauh dengan kita.
Hal ini dapat kita terima karena kita memandang dari nalar bentuk. Disinilah seni dan desain dapat dinilai atas dasar kualitas artistiknya, yaitu menilai segala sesuatunya dari sisi bentuk, bukan dari hal-hal di luar bentuk (Irama Visual, 2007, hal. 160).

Elemen – Elemen Seni Rupa dapat dikelompokan menjadi 4 bagian berdasarkan bentuknya :
  • Titik, titik adalah suatu bentuk kecil yang tidak mempunyai dimensi. Raut titik yang paling umum adalah bundaran sederhana, mampat, tak bersudut dan tanpa arah
  • Garis, garis adalah suatu hasil goresan nyata dan batas limit suatu benda, ruang, rangkaian masa dan warna.
  • Bidang, bidang adalah suatu bentuk pipih tanpa ketebalan, mempunyai dimensi pajang, lebar dan luas; mempunyai kedudukan, arah dan dibatasi oleh garis.
  • Gempal, gempal adalah bentuk bidang yang mempunyai dimensi ketebalan dan kedalaman.
Komposisi dari bentuk-bentuk menjadi satu susunan yang baik. Ada beberapa aturan yang perlu digunakan untuk menyusun bentuk-bentuk tersebut. Walaupun penerapan prinsip-prinsip penyusunan tidak bersifat mutlak, namun karya seni yang tercipta harus layak disebut karya yang baik. Perlu diketahui bahwa prinsip-prinsip ini bersifat subyektif terhadap penciptanya.
Dalam ilmu desain grafis, selain prinsip-prinsip diatas ada beberapa prinsip utama komunikasi visual dari sebuah karya desain.
  • Ruang Kosong
    (White Space)Ruang kosong dimaksudkan agar karya tidak terlalu padat dalam penempatannya pada sebuah bidang dan menjadikan sebuah obyek menjadi dominan. Ruang kosong penting dalam desain karena sering digunakan untuk berbagai tujuan. Misalnya untuk kejelasan pembacaan dan sekaligus memberikan kesan, seperti kesan profesinal dan sederhana.
    nirmana_ruang_kosong
  • Kejelasan (Clarity)
    Kejelasan atau clarity mempengaruhi penafsiran penonton akan sebuah karya. Bagaimana sebuah karya tersebut dapat mudah dimengerti dan tidak menimbulkan ambigu/ makna ganda.
    nirmana_jelas
  • Kesederhanaan
    (Simplicity)Kesederhanaan menuntut penciptaan karya yang tidak lebih dan tidak kurang. Kesederhanaan seing juga diartikan tepat dan tidak berlebihan. Pencapaian kesederhanaan mendorong penikmat untuk menatap lama dan tidak merasa jenuh.
    nirmana_sederhana
  • Emphasis
    (Point of Interest)Emphasis atau disebut juga pusat perhatian, merupakan pengembangan dominasi yang bertujuan untuk menonjolkan salah satu unsur sebagai pusat perhatian sehingga mencapai nilai artistic.
    nirmana_emphassis
Prinsip – Prinsip Dasar Seni Rupa
  • Kesatuan (Unity)Kesatuan merupakan salah satu prinsip dasar tata rupa yang sangat penting. Tidak adanya kesatuan dalam sebuah karya rupa akan membuat karya tersebut terlihat cerai-berai, kacau-balau yang mengakibatkan karya tersebut tidak nyaman dipandang. Prinsip ini sesungguhnya adalah prinsip hubungan. Jika salah satu atau beberapa unsur rupa mempunyai hubungan (warna, raut, arah, dll), maka kesatuan telah tercapai
    .nirmana_kesatuan
  • Keseimbangan (Balance)
    Karya seni dan desain harus memiliki keseimbangan agar nyaman dipandang dan tidak membuat gelisah. Seperti halnya jika kita melihat pohon atau bangunan yang akan roboh, kita measa tidak nyaman dan cenderung gelisah. Keseimbangan adalah keadaan yang dialami oleh suatu benda jika semua dayan yang bekerja saling meniadakan. Dalam bidang seni keseimbangan ini tidak dapat diukur tapi dapat dirasakan, yaitu suatu keadaan dimana semua bagian dalam sebuah karya tidak ada yang saling membebani.
    nirmana_seimbang
  • Proporsi (Proportion)
    Proporsi termasuk prinsip dasar tata rupa untuk memperoleh keserasian. Untuk memperoleh keserasian dalam sebuah karya diperlukan perbandingan – perbandingan yang tepat. Pada dasarnya proporsi adalah perbandingan matematis dalam sebuah bidang. Proporsi Agung (The Golden Mean) adalah proporsi yang paling populer dan dipakai hingga saat ini dalam karya seni rupa hingga karya arsitektur. Proporsi ini menggunakan deret bilangan Fibonacci yang mempunyai perbandingan 1:1,618, sering juga dipakai 8 : 13. Konon proporsi ini adalah perbandingan yang ditemukan di benda-benda alam termasuk struktur ukuran tubuh manusia sehingga dianggap proporsi yang diturunkan oleh Tuhan sendiri. Dalam bidang desain proporsi ini dapat kita lihat dalam perbandingan ukuran kertas dan layout halaman.
    nirmana_proporsi
  • Irama (Rhythm)Irama adalah pengulangan gerak yang teratur dan terus menerus. Dalam bentuk – bentuk alam bisa kita ambil contoh pengulangan gerak pada ombak laut, barisan semut, gerak dedaunan, dan lain-lain. Prinsip irama sesungguhnya adalah hubungan pengulangan dari bentuk – bentuk unsur rupa.
    nirmana_irama
  • Dominasi (Domination)Dominasi merupakan salah satu prinsip dasar tatarupa yang harus ada dalam karya seni dan desain. Dominasi berasal dari kata Dominance yang berarti keunggulan . Sifat unggul dan istimewa ini akan menjadikan suatu unsure sebagai penarik dan pusat perhatian. Dalam dunia desain, dominasi sering juga disebut Center of Interest, Focal Point dan Eye Catcher. Dominasi mempunyai bebrapa tujuan yaitu untuk menarik perhatian, menghilangkan kebosanan dan untuk memecah keberaturan. Biasanya ditengarahi dengan emphasis.
    nirmana_dominasi
Kesimpulan

Nirmana berarti kosong atau tidak ada apa-apa dan bisa juga berarti abstrak atau tidak bermakna. Kalimat tersebut merupakan sebuah ungkapan, bahwa pada awalnya, sebelum seseorang bertindak menciptakan sesuatu, masih belum ada apa-apa atau belum ada makna dari segala sesuatu. Hal tersebut kemudian di jadikan titik awal atau merupakan pelajaran yang harus dikuasai oleh seseorang yang ingin belajar tentang desain sebelum mulai berkarya. nirmana mengajarkan tentang unsur atau elemen yang ada pada suatu lukisan atau gambar serta estetika seni dalam mengorganisasi unsur atau elemen agar menjadi sebuah karya rupa yang bukan saja bagus, tetapi juga bermakna.
Dengan mempelajari nirmana, seseorang diharapkan akan memiliki pengertian, dapat mengasah ketrampilan, dan mempertajam kepekaan terhadap segala sesuatu yang menyangkut dunia desain. Bahkan tipografi juga akan dikembangkan dari nirmana. Oleh karena itu, nirmana wajib dipelajari dengan melakukan banyak latihan secara continyu untuk dapat menghayati seni rupa dan seni desain dengan baik. Bahkan mungkin di saat mempelajarinya akan terambah pula pula cabang seni yang lain. Di dalam nirmana, seseorang akan mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan seni rupa dan desain melalui tahap-tahap yang sangat mendasar. Desain dikembangkan dari seni rupa. Sehingga yang dipelajari pada awalnya akan menyerupai.

Semoga Bermanfaat bagi Anda